2 Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan di Perairan Selat Sele Sorong Papua Barat Daya

oleh
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gulamah-869 dan KRI Tatihu-853 menggelar serial latihan di perairan Selat Sele Sorong, Papua Barat Daya pada Jumat, (17/5/2024). Foto: Dispen Koarmada III/Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gulamah-869 dan KRI Tatihu-853 menggelar serial latihan di perairan Selat Sele Sorong, Papua Barat Daya pada Jumat, (17/5/2024). Foto: Dispen Koarmada III/Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat

Sorong, indomaritim.id Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gulamah-869 dan KRI Tatihu-853 menggelar serial latihan di perairan Selat Sele Sorong, Papua Barat Daya pada Jumat, (17/5/2024).

Latihan ini dipimpin langsung oleh Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Sumarji Bimoaji yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Papua.

‚ÄúLatihan yang memiliki resiko cukup tinggi ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan profesionalisme prajurit serta untuk mengecek kesiapan material KRI dalam menghadapi tugas-tugas selama melaksanakan operasi dibawah BKO Guskamla Koarmada III,” kata Laksamana Pertama TNI Sumarji Bimoaji.

BACA JUGA: KRI Diponogoro-365 Gelar Latihan Bersama 4 Kapal Perang di Laut Mediterania Lebanon

Ia menambahkan, materi latihan kali ini adalah serial leaving harbour, mine field transit, flaghoist, tactical maneuvering dan RAS-Light Jackstay.

Komandan Guskamla Koarmada III juga menekankan agar selama dalam latihan ini selalu pegang teguh prinsip zero accident dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan personel maupun materil dalam melaksanakan seluruh rangkaian serial latihan.

Dihubungi secara terpisah, Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr., Opsla menekankan laksanakan latihan dengan serius dan penuh tanggung jawab disertai motivasi, dedikasi dan semangat yang tinggi agar tercapai hasil yang maksimal.

“Laksanakan seluruh rangkaian latihan dengan selalu berpedoman pada standard operating procedure latihan yang ada dan siapkan diri sebagai prajurit profesional dan siapkan alutsista secara optimal untuk mendukung TNI Angkatan Laut dalam keberhasilan pada pelaksanaan tugas sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai Poros Maritim Dunia,” ujar Laksamana Muda TNI Hersan memungkasi.