Cerita Kancil Ikut PCR pada Acara Penutupan Kelas BIPA di KBRI Bern

oleh
Wisuda BIPA Periode 1

Bern, indomaritim.id – “Kancil ingin berlibur ke Indonesia, tetapi dia harus terlebih dahulu tes PCR, memakai masker di pesawat, serta karantina 5 hari di Indonesia”, demikian cerita modifikasi pemelajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) level pertama, pada acara penutupan BIPA periode 1 tahun 2021 di wilayah Swiss dan Liechtenstein, Sabtu (26/6/ 2021). Sebanyak 45 pemelajar BIPA dinyatakan lulus dari level 1, 2, dan 3 sejak kelas berlangsung pada bulan Maret hingga Juni 2021.

Duta Besar RI Bern, Muliaman D. Hadad, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada pemelajar BIPA tersebut. “Terima kasih sudah mempelajari Bahasa Indonesia, dan terima kasih sudah semakin mencintai Indonesia”, ujar Muliaman. Terlebih lagi tahun ini Indonesia dan Swiss akan memperingati peringatan ke-70 tahun hubungan diplomatiknya. Muliaman berharap pemelajar BIPA bisa menjadi ikon persahabatan antara Indonesia dengan Swiss.

Acara diisi dengan penampilan khusus dari masing-masing perwakilan kelas. Kelas BIPA-1 membacakan cerita kancil yang berlibur ke Indonesia di masa pandemi, lengkap dengan peragaannya. Pemelajar BIPA-2 melanjutkan penampilan dengan membawakan untaian puisi berjudul “Saya Rindu Indonesia”, sedangkan pemelajar BIPA-3 menyampaikan pidato yang mendeskripsikan kompleksitas penggunaan imbuhan pada tata bahasa Indonesia.

Pemelajar BIPA juga disajikan makanan khas Indonesia, yaitu rendang, sate ayam, dan tempe. Wajah bahagia terpancar dari para pemelajar BIPA, dikarenakan ini pertama kali bertemu secara langsung setelah menjalani kelas BIPA virtual beberapa bulan sebelumnya. Kondisi pandemi di Swiss yang semakin membaik, dan adanya kebijakan pelonggaran dari Pemerintah Federal Swiss juga memungkinkan berlangsungnya acara ini secara langsung.

Kelas BIPA semester 1 tahun 2021 berlangsung atas kerja sama KBRI Bern dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Ini merupakan kali kedua KBRI Bern menyelenggarakan kelas BIPA setelah menuai kesuksesan pada tahun 2020 lalu. Antusiasme masyarakat Swiss yang tinggi, terutama untuk motivasi bisnis, investasi, dan pariwisata, membuat pelaksanaan BIPA memiliki banyak peminat.

“Jadi, sampai bertemu di kelas BIPA periode selanjutnya, setelah musim panas”, tutup Muliaman.

Reporter: Zaynitta Gibbons

Editor: Haresti Amrihani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *