Diego Maradona Meninggal Karena Serangan Jantung Pada Usia 60 Tahun

by -493 views
Diego Maradona Meninggal Karena Serangan Jantung Pada Usia 60 Tahun
Diego Maradona Meninggal Karena Serangan Jantung Pada Usia 60 Tahun

Jakarta, indomaritim.id – Diego Maradona, pemain legendaris Argentina meninggal dunia pada usia ke-60 karena serangan jantung. Diego Armando Maradona, yang dikenal dengan julukan ‘Tangan Tuhan’ menghembuskan nafas terakhirnya di kota Tigre.

Presiden Alberto Fernandez, mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari berturut-turut untuk mengenang pemain legendaris yang mengangkat trofi piala dunia tahun 1986 untuk negeri Tango.

Kabar duka ini, segera menyebar ke seluruh dunia dan membawa kedukaan mendalam khususnya bagi tim yang pernah dibelanya.

Klub Napoli, Itali yang dibela Maradona antara tahun 1984 dan 1991 mengungkapkan rasa duka. “Kami diliputi kesedihan. Kami terkejut mendengar kabar duka ini sampai tak mampu berkata-kata,” kata juru bicara klub, Nicola Lombardo.

Napoli, banyak berhutang budi kepada pemain yang terkenal dengan nomer punggung 10 ini. Hanya di era Maradona-lah klub asal Naples itu bisa meraih trofi Scudetto, kasta tertinggi liga Itali.

Maradona, identik dengan nomer punggung 10. Saking terkenalnya, sampai sebutan ‘Diego” disematkan untuk segala yang bernomer 10 di ibukota Argentina, Buenos Aires. Masyarakat disana, lazim menyebut lantai ke-10 sebuah gedung dengan nama ‘Diego’.

Maradona Merumput di Indonesia

Diego Maradona, pernah menginjakkan kaki di Tanah Air, pada Sabtu 29 Juni 2013 silam. Maradona, merumput di lapangan Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, untuk mengajarkan teknik sepak bola kepada anak-anak.

Selama lebih dari 30 menit. Maradona mengajarkan teknik dasar kepada puluhan anak. Meskipun gerimis, tak menyurutkan semangat anak-anak kota pahlwan mendapat kesempatan langka tersebut.

Tim sepak bola Indonesia memang menyimpan kenangan di benak Maradona. Debut pertamanya di timnas Argentina di kancah internasional adalah melawan tim nasional Indonesia pada pada Piala Dunia Remaja 1979. Saat itu, tim Garuda Muda takluk lima gol tanpa balas.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *