Hadapi Pandemi, RSPP Extension COVID-19 Pertamina Simprug Siap Beroperasi

by -242 views
Pertamina melalui anak perusahaannya, PT Pertamedika IHC terus menyelesaikan pengerjaan rumah sakit darurat COVID-19 kedua di Simprug, Jakarta Selatan
Pertamina melalui anak perusahaannya, PT Pertamedika IHC menyelesaikan pengerjaan rumah sakit darurat COVID-19 kedua di Simprug, Jakarta Selatan

Jakarta, indomaritim.id – Anak Perusahaan Pertamina, Pertamedika IHC merampungkan pembangun Rumah Sakit dilahan seluas 10,200 meter persegi di Lapangan Bola Simprug, Jakarta Selatan. Rumah Sakit ini merupakan perluasan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sebagai fasilitas kesehatan dalam penanganan tanggap darurat Covid-19. Pembangunan berlangsung dari 21 April 2020 lalu.

Rumah Sakit dibangun dengan menggunakan bahan atau material yang mudah dipasang yaitu modular yang diproduksi di Indonesia. Tim ahli konstruksi Patra Jasa berpengalaman dalam membangun gedung-gedung Perkantoran, Hotel, Apartemen dan juga Rumah Sakit. Patra Jasa memastikan bahwa Rumah Sakit ini dibangun sesuai dengan standar RS pada umumnya.

Baca Juga: Pertamina Kebut Pembangunan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Simprug

Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat mengatakan bahwa rumah sakit tersebut sudah sesuai standar penanganan pasien COVID-19.

“Walaupun pengerjaannya dilakukan oleh Patrajasa dan WIKA Gedung, konsep dan desainnya kita yang pegang sehingga rumah sakit tersebut kita pastikan sudah sesuai standar yang dibutuhkan,” jelas Fathema saat peresmian RSPP Extension COVID-19 Pertamina Simprug, pada Sabtu, (6/6/2020).

Rumah sakit yang mempunyai kapasitas 300 tempat tidur tersebut memiliki kamar operasi yang terbaik untuk penangan COVID-19 se-Indonesia. “Untuk saat ini kita memiliki kamar operasi yang terbaik karena bisa di-setting bertekanan negatif maupun positif,” ujarnya.

Pada saat yang bersamaan, Direktur Utama Patrajasa Dani Adriananta menambahkan, kelebihan lainnya dari rumah sakit ini yaitu dibangun dengan konsep modular yang tahan gempa.

“Pelaksanaan konstruksi dilakukan dengan sistem knock down agar lebih cepat dalam pengerjaannya. Selain itu, konsep bangunannya sistem modular dan tahan gempa,” ungkap Dani.

Dirinya menyampaikan pembangunan rumah sakit tersebut dilakukan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung.

“Pembangunan ini dilakukan saat masa PSBB dikerjakan oleh 700 orang dengan protokol kesehatan yang ketat. Alhamdulillah, tidak ada halangan,” ujar Dani.

RSPP Extension Covid-19 Pertamina Simprug dibangun di atas lahan seluas 10.200 meter persegi, dengan waktu pengerjaan 30 hari, yaitu pada 21 April—20 Mei 2020.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *