Indonesia Kembali Terpilih Sebagai Anggota Dewan IMO Katagori C

oleh
INDONESIA KEMBALI TERPILIH SEBAGAI ANGGOTA DEWAN IMO KATAGORI C (foto: Kemlu)

Jakarta, indomaritim.id – Indonesia kembali terpilih sebagai anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) katagori C untuk periode 2022-2023 pada Sidang Plenary Election of Members of the Council di London, Inggris, Jumat (10/12/2021).

Utusan Khusus Indonesia untuk IMO, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio mengatakan, Indonesia terpilih dengan perolehan suara 127 dari 174 negara peserta. “Pemungutan suara dilakukan secara virtual, namun Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia, dan IMO, Desra Percaya hadir secara offline di kantor IMO London,” kata Laksamana Marsetio kepada Indomaritim.id di Jakarta, Sabtu (11/12/2021).

Menurut Marsetio, Indonesia berada di urutan ketujuh dari 27 negara yang mencalonkan diri guna mengisi 20 negara anggota Dewan IMO Katagori C, yaitu negara yang memiliki perairan strategis secara geografis. “Dengan terpilihnya kembali menjadi Anggota Dewan IMO, maka itu akan semakin mengukuhkan peran Indonesia sebagai negara maritim besar,” kata Marsetio.

Suara terbanyak Kategori C  diraih  Singapura dengan 145 suara, Mesir (135), Cyprus (133), Malta (133), Bahama (129), Malaysia (128), Indonesia (127), Chili (118), Kenya (118), Arab Saudi (117), Jamaica (116), Belgia (115), Moroko (115), Turki (115), Meksiko (112), Filipina (112), Vanuatu (112), Qatar (111), Denmark (107), dan Thailand (107).

IMO memiliki tiga katagori anggota dewan, yakni Katagori A dengan 10 anggota yaitu negara-negara yang memiliki armada kemaritiman terbesar di dunia; Katagori B dengan 10 anggota sebagai negara dengan pengguna jasa kemaritiman terbesar, dan Katagori C dengan 20 negara yang memiliki letak strategis secara geografis namun tidak masuk dalam Katagori A dan B.

IMO merupakan badan khusus PBB untuk menangani keselamatan dan keamanan pelayaran dunia, dan pencegahan pencemaran laut oleh kapal laut, sedangkan Dewan IMO yang dipilih melalui pemungutan suara tertutup tersebut merupakan organ eksekutif yang bertugas menjalankan tugas pokok dan fungsi IMO.