Jaksa Agung H.M. Prasetyo Serahkan Kapal Silver Sea Pada Menteri Kelautan dan Perikanan

by -124 views
Kapal Silver Sea (SS-2) berbendera Thailand 2.285 gross tonage yang melakukan pelanggaran kemaritiman di wilayah teritorial Indonesia. Foto: Humas Kementerian KKP

Jakarta, Indomaritim.id –  Jaksa Agung H.M. Prasetyo menyerahkan Kapal Silver Sea (SS-2) berbendera Thailand 2.285 gross tonage yang melakukan pelanggaran kemaritiman di wilayah teritorial RI kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Penanganannya di Sabang oleh Kejaksaan Tinggi Aceh. Alhamdulillah, berhasil kami buktikan dan akhirnya kapalnya dirampas untuk negara,” kata Prasetyo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Ia berkelakar selama ini terus mendapat ancaman dari Susi Pudjiastuti agar memenangkan kapal yang mencuri ikan di perairan Indonesia itu.

Jaksa Agung mengakui perjuangan hingga Pengadilan Negeri Kelas II Sabang memutuskan nakhoda Kapal Silver Sea 2 terbukti bersalah, ikan sebagai barang bukti dilelang senilai Rp21 miliar serta kapal dirampas untuk negara cukup panjang.

“Tentunya sampai kepada saat penyerahan kapal ini secara resmi kepada Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan ada proses hukum yang panjang dan perjuangan yang cukup keras sehingga akhirnya alhamdulillah kami bisa rampas kapal itu,” tutur Jaksa Agung.

Keberhasilan itu disebutnya merupakan salah satu wujud sinergitas antara aparat TNI AL, penegak hukum khususnya kejaksaan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menanggapi kelakar Jaksa Agung, Susi mengatakan bahwa penanganan pencurian ikan harus luar biasa, salah satunya dengan mengancam Jaksa Agung.

“Bukan hanya Pak Jaksa Agung yang saya ancam, Menteri Luar Negeri Thailand datang ke kantor saya juga,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, kapal itu akan dipergunakam untuk sarana pendidikan dengan berlayar mengelilingi pelabuhan-pelabuhan di Indonesia memperlihatkan kejahatan penangkapan ikan ilegal serta membantu konektivitas dengan mengangkat hasil-hasil tangkapan nelayan Indonesia.

Kapal SS-2 itu bersama 19 anak buah kapal (ABK) semula terdeteksi di perairan Pulau Jawa hendak menuju Thailand dan ditangkap Kapal 385 KRI Teuku Umar 80 mil dari lepas pantai Sabang, Rabu (12-8-2015). Selanjutnya, digiring serta ditambat di Dermaga TNI AL Lanal Sabang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *