Kapal TNI AL KRI dr. Soeharso Telah Distribusikan Oksigen 266.000 Liter ke RS Wilayah Semarang

oleh
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau Kapal Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI dr. Soeharso-990 di dermaga Nusantara II Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau Kapal Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI dr. Soeharso-990 di dermaga Nusantara II Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Semarang, indomaritim.id Kapal Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI dr. Soeharso-990 jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II telah menditribusikan oksigen sebanyak 266.000 liter kepada rumah Sakit – Rumah Sakit yang ada di wilayah Semarang. Sementara hari ini telah selesai mengisi tabung oksigen sebanyak 91 tabung terdiri dari Ukuran 6.000 liter 25 Tabung, 3.000 liter 5 Tabung dan 1.000 liter 61 Tabung, Sabtu (31/7/2021).

KRI Soeharso-990 diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melalui Pangkoarmada II TNI Laksamana Muda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M,Tr.(Han)., menuju ke Semarang guna membantu menyuplai oksigen karena terjadinya kelangkaan oksigen di Wilayah Semarang dan sekitarnya.

Selama sandar di dermaga Nusantara II Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, kapal ini telah dikunjungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi,  pada tanggal 28 juli yang melihat langsung fasilitas Peralatan Generator Oksigen yg di miliki oleh KRI SHS-990 dan proses kegiatan bantuan oksigen untuk RS wilayah Semarang.

Gubernur Jateng dan Walikota Semarang sangat mengapresiasi kegiatan dalam penyediaan oksigen dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AL yang telah mengirimkan KRI Soeharso-990 untuk membantu kelangkaan oksigen yg terjadi di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Menurut Gubernur Jateng, hal tersebut merupakan suatu langkah yang sangat strategis dan memiliki arti penting dalam usaha menangani pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *