KBN 2021, Pemerintah Didorong Menetapkan Hari Berkebaya Nasional

by -160 views
Kongres Berkebaya Nasional 5-6 April 2021. Foto: indomaritim.id/Haresti Asysy Amrihani
Kongres Berkebaya Nasional 5-6 April 2021. Foto: indomaritim.id/Haresti Asysy Amrihani

Jakarta, indomaritim.id – Kongres Berkebaya Nasional yang digelar secara daring selama dua hari, 5-6 April 2021 mendorong pemerintah untuk menetapkan Hari Berkebaya Nasional. Seperti peringatan batik yang diperingati sebagai Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, kebaya sebagai warisan leluhur juga didorong untuk dipatenkan sehingga bisa tetap eksis pemakainnya di kalangan perempuan Indonesia bahkan hingga mancanegara.

Tidak hanya mendorong pemerintah untuk menetapkan Hari Berkebaya Nasional, acara yang diinisiasi oleh Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) ini juga mendaftarkan kebaya sebagai heritage tak benda ke UNESCO.

Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Rahmi Hidayati menyampaikan, rangkaian kongres ini tentu akan berjalan dengan baik jika ada dukungan dari pemerintah dan pihak-pihak terkait sehingga pengenalan kebaya yang diharapkan menjadi jati diri perempuan Indonesia juga berjalan selaras.

“Jika anak muda Indonesia ingin melestarikan warisan leluhur yang cantik, sopan, dan beraura, maka generasi muda harus melestarikan warisan kebaya ini dengan baik,” pesan Rahmi kepada generasi muda.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM juga memberikan apresiasi kepada PBI yang telah menyelenggarakan KBN 2021 yang merupakan implementasi mewujudkan warisan budaya Indonesia yang mencerminkan jati diri bangsa.

“Meskipun pandemi masih berlangsung, pemerintah terus berupaya memulihkan pertumbuhan ekonomi nasional termasuk pada pelaku UMKM. Keragaman kuliner, bahasa hingga busana di Indonesia memiliki potensi permintaan produk busana yang prospektif. Tidak hanya di bidang fashion, tetapi juga mengajak pelaku UMKM dan konsumen untuk mencintai produk lokal dan gerakan bangga buatan Indonesia,” tambahnya.

Diselenggarakannya Kongres Berkebaya Nasional diharapkan membawa dampak positif bagi para penerus dan menyadari betapa mulia dan berharganya warisan leluhur untuk terus dilestarikan.

Hadir dalam kongres ini Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenhan, Meti Herindra; Ketua DWP Kemenag Farichah Nizar; Dewan Pengawas PBI Pusat, Munafah Asip Kholbihi; Ketua Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T Koentjoro; Ketua Komunitas Cinta Budaya Nusantara, Melok Bestari dan berbagai komunitas lain di seluruh Indonesia.

Reporter : Haresti Asysy Amrihani
Editor: Mulyono Sri Hutomo

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *