Keberagaman Adalah Berkah Bagi Bangsa Indonesia

by -3,114 views
Keberagaman Adalah Berkah Bagi Bangsa Indonesia
Keberagaman antar masyarakat yang meliputi suku, budaya, adat istiadat, ras, agama atau kepercayaan, dan golongan merupakan berkah bagi bangsa Indonesia

indomaritim.id, Jakarta – Keberagaman suku, budaya, adat istiadat, ras, agama atau kepercayaan, dan golongan merupakan berkah bagi bangsa Indonesia. Dijuluki jamrud khatulistiwa, keberagaman menjadi modal bangsa untuk mewujudkan cita-cita bangsa.

Mustaghfiroh Rahayu, dalam artikel berjudul Keragaman di Indonesia dan Politik Pengakuan (Suatu Tinjauan Kritis) pada Jurnal Pemikiran Sosiologi menyebutkan, keberagaman di Indonesia terbentuk dari lebih banyak varian daripada yang terjadi di Barat. Dalam varian itu terdapat adat istiadat, hubungan dengan keturunan Tiongkok yang sudah tinggal di Indonesia sejak lama, dan pluralisme hukum yang menjadi warisan dari masa kolonial.

Jadi, keberagaman di Indonesia dan negara-negara Asia secara umum berbeda dengan sejarah keragaman di negara-negara Barat, yang menghasilkan respon dan kebijakan yang tidak seluruhnya sama. Beberapa kebijkan mungkin menggunakan nama yang sama, tapi pada praktiknya melalui proses dan memiliki makna yang berbeda.

Dilansir dari situs Guruberbagi Kemdikbud, negara Indonesia sangat besar sehingga sangat sulit untuk mengaturnya apabila tidak ada perstuan, oleh karena itu persatuan sangat penting serta negara dapat terwujud persatuan dan kesamaannya.

Seluruh warga negara sudah seharusnya punya andil yang besar dalam mengetahui, mempelajari, dan mengembangkan persatuan bangsa yang memiliki komitmen terhadap semangat persatuan dalam konteks NKRI, serta tetap bergerak dalam koridor persatuan dan kesatuan melalui berbagai kegiatan yang membangun.

Maka dari itu persatuan dan kesatuan sangat penting untuk mewujudkan cita-cita Negara yang tentunya harus berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila serta komitmen untuk menjadikan Negara yang maju, bermartabat dan berwibawa.

Gotong Royong Pada Keberagaman Masyarakat

Sebagai negara majemuk, keberagaman antar masyarakat di Indonesia dapat menjadi kekuatan bangsa. Bukan sebagai kelemahan, justru masyarakat Indonesia memiliki sifat majemuk yang memang sangat mencintai keberagaman ini.

Sebagai negara Pancasila, keberagaman bukanlah penghalang untuk bisa bekerjasama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Sebaliknya, jadikan keberagaman menjadi momentum untuk persatuan. Sesama masyarakat Indonesia bisa saling membantu satu sama lainnya tanpa memandang suku,agama, ras dan antar golongan.

Tentunya dibutuhkan saling kesepahaman antar individu, keluarga, bertetangga dan dalam masyarakat lingkup kecil demi keselarasan kehidupan. Kemajemukan bukan menjadi penghalang, namum sebagai pemerkaya jati diri bangsa.

Menghadapi gelombang perubahan kehidupan akibat gerusan arus pengaruh budaya asing perlu ada kekuatan (enerji sosial) yang dapat mengarahkan pada terbentuknya komitmen moral dengan memunculkan gerakan yang berusaha membebaskan diri dari kungkungan hegemoni budaya asing yang telah memporak porandakan modal sosial gotong royong.

Nilai-nilai yang memunculkan kesadaran palsu akibat globalisasi perlu dilawan dengan jati diri bangsa Indonesia yang mengedepankan gotong royong.

Baca Juga: Upaya Pelajar Agar Keanekaragaman Adat Istiadat di Lingkungan Sekitar Tetap Terjaga

Upaya kita sebagai pelajar agar keanekaragaman adat istiadat yang ada di lingkungan sekitar tetap terjaga
Upaya kita sebagai pelajar agar keanekaragaman adat istiadat yang ada di lingkungan sekitar tetap terjaga

Mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika tepat menjadi panduan untuk bermasyarakat. Semboyan ini tertulis pada lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila.

Kalimat Bhinneka Tunggal Ika, berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Sebagai bangsa majemuk, kita wajib sadar bahwa tujuan berbangsa adalah mewujukan cita-cita para pendiri bangsa yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar, yaitu ‘Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur’.

Tujuan nasional negara tertuang dalam alinea ke-4, yaitu ‘melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan seterusnya…’Kedaulatan, keadilan dan kemakmuran serta tujuan memajukan kesejahteraan umum dirumuskan para pendiri bangsa. Penegasannya adalah negara Indonesia yang merdeka, harus hadir dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan kemerdekaan. Kemerdekaan pangan tak lepas dari ‘ketahanan pangan’ dan ‘kedaulatan pangan’.

Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan negara untuk mengaksesnya. Negara dikatakan memiliki ketahanan pangan apabila masyarakat atau warga negaranya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan.

Saling Menghargai Keberagaman Masyarkat

Hal utama yang paling penting untuk bisa dilakukan yaitu dengan saling menghargai. Dengan saling menghargai, maka akan memberikan manfaat yang baik. Serta, tidak terjadi permasalahan yang memang tidak diperlukan. Tidak ada manfaat dari permasalahan yang terjadi. Sebaliknya, jika saling menghargai satu sama lain maka akan sangat bermanfaat.

Cobalah untuk bisa menghargai baik Agama, suku, ras dan golongannya. Jangan jadikan hal tersebut sebagai perbedaan yang mendalam. Justru, sebaiknya bisa digunakan untuk membuktikan bahwa masyarakat Indonesia mencintai keberagaman. Dimanapun anda berada, tetaplah miliki rasa untuk bisa saling menghargai!

Selamat Idul Fitri 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *