Kementerian Perindustrian Sebut Teknologi Startup Topang Transformasi Digital Industri

by -87 views

Jakarta, indomaritim.id – Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang menjadi official partner country dalam perhelatan bergengsi skala internasional, Hannover Messe 2021 Digital Edition. Gelaran ini menjadi kesempatan besar untuk menampilkan wajah Indonesia di mata dunia dalam upaya transformasi ekonomi, khususnya bidang industri 4.0 serta upaya pemulihan ekonomi nasional selama masa pandemi Covid-19.

“Menanggapi momentum besar ini, tentu saja kami ikut berperan aktif mendorong dan memfasilitasi tech startup Indonesia untuk berpartisipasi dan membuka jejaring rantai suplai global melalui acara Hannover Messe,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Gati Wibawaningsihmenyampaikan, Machine Vision, salah satu digital transformationstartup, melahirkan inovasi yang dapat membantu transformasi industri melalui pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan teknologi AR/VR menuju industri 4.0. Machine Vision telah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun dalam memberikan keunggulan operasional bagi perusahaan manufaktur.

“Inovasi yang dilakukan menggunakan pendekatan data-first untuk memecahkan masalah dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas secara komprehensif,” ungkap Gati. Misalnya, Machine Vision menyusun Indeks Kesiapan Digitalisasi yang disusun untuk mengidentifikasi kesiapan sebuah perusahaan dalam menjalankan transformasi digita.

“Inovasi dari Machine Vision membantu merevitalisasi perusahaan manufaktur dengan menerapkan teknologi yang mengubah proses manual menjadi proses digital,” jelas Gati. Solusi yang ditawarkan antara lain mencakup pengembangan proses (Analisis OEE, Sistem Manajemen Harian, Sistem Eksekusi Manufaktur) hingga pengembangan manusia (CI Tracker, dan Pelatihan AR & VR) untuk mempercepat efisiensi dan produktivitas manufaktur.

Muhammad Ali Fikri selaku CEO PT. Machine Vision Indonesia memaparkan, perusahaannya merupakan peserta dari program Startup4Industry angkatan pertama. Sebagai digital transformation start up, Machine Vision Indonesia membantu perusahaan, khususnya manufaktur, untuk menyediakan informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan proses produksi.

“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang menyadari perlunya investasi dan aplikasi teknologi digital manufacturing untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensinya, sehingga berdampak pada pendapatan dan perekonomian,” tutur Ali.

Dukungan Kemenperin terhadap tech startup juga ditunjukkan melalui fasilitasi terhadap perusahaan-perusahaan tersebut untuk mengikuti ajang Hannover Messe 2021. Dari 63 startup asal Indonesia yang mengikuti Hannover Messe 2021, 23 perusahaan di antaranya adalah peserta program Startup4industry. Hal ini menunjukkan kualitas program Startup4industry telah mampu mengantarkan para startup untuk tampil di ajang global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *