Ketimpangan Sosial dari Faktor Ekonomi

by -17,716 views
Ketimpangan Sosial dari Faktor Ekonomi
Ketimpangan Sosial dari Faktor Ekonomi

Ketimpangan sosial adalah keadaan yang tidak seimbang di masyarakat yang mengakibatkan perbedaan yang mencolok terutama berkaitan dengan perbedaan penghasilan yang sangat tinggi antara masyarakat kelas atas dan kelas bawah.

Pernahkah kamu memperhatikan sekelilingmu? Ada pekerjaan yang mendapat gaji setiap bulannya. Namun, ada juga pedagang yang menghitung laba atau rugi dari hasil penjualannya setiap hari. Tentu pendapatan mereka tidak sama bukan?

Jadi,mengapa ekonomi setiap orang beragam? Karena setiap orang memiliki penghasilan yang berbeda menurut kemampuannya mengelola sumber daya alam sesuai bidang usaha yang beraneka ragam.

Kemampuan sesorang mengelola sumber daya alam sesuai bidang usaha atau bekerja, tergantung dari banyak faktor. Pendidikan dan keterampilan, misalnya. Umumnya, semakin tinggi pendidikan semakin terampil sesorang semakin tinggi penghasilannya.

Pendidikan juga merupakan saluran mobilitas sosial bagi seseorang untuk meningkatkan statusnya di masyarakat.

Bagaimanakah ketimpangan sosial dari faktor ekonomi dapat terjadi? Karena adanya perbedaan batas kemampuan finansial dan status sosial di antara masyarakat yang hidup di sebuah lingkungan tertentu.

Baca Juga: Mengapa Ekonomi Setiap Orang Beragam? Begini Penjelasannya

Ketimpangan sosial bertolak belakang dengan sila ke-5 Pancasila yang berbunyi “Keadilan Sosial bagiSeluruh Rakyat Indonesia.” Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia berarti seluruh masyarakatIndonesia harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi individu yang memiliki akses ke faktor-faktor ekonomi dengan prinsip kesetaraan, akses pendidikan yang memadai, dan terutama penghidupan yang layak bagi masyarakat.

Usaha Pemerintah Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Pemerintah memiliki berbagai program penanggulangan kemiskinan agar ketimpangan ekonomi dan sosial tidak semakin melebar.

Beberapa di antaranya yaitu program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan sosial, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat, serta program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha kecil yang dijalankan oleh berbagai elemen pemerintah baik pusat maupun daerah.

Program pemerintah tersebut diatantaranya:

  • Pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar
  • Pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman
  • Penguatan nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui pertanian, industri, pariwisata, dan jasa produktif lainnya
  • Pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumber daya air
  • Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu

Baca Juga: Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia

Upaya pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial antara lain dengan pemerataan distribusi pendapatan masyarakat dan program perlindungan sosial. Selain itu, pemerintah juga dapat mengurangi jumlah kemiskinan melalui pembukaan kesempatan kerja seperti industri padat karya.

Harapannya, angka kemiskinan dapat ditekan dan angka kesenjangan akan menurun. Semakin rendah jumlah kemiskinan, maka akan semakin rendah pula tingkat kesenjangan.

Tol Laut, Usaha Pemerintah Atasi Ketimpangan

Tol laut, merupakan usaha pemerintah khususnya di bidang penguatan konektivitas dan kemaritiman. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa tol laut ini akan dilakukan lebih intensif dengan memanfaatkan angkutan perintis yang berjalan ke seluruh Indonesia untuk dikombinasikan dengan angkutan logistik. Harapannya hal ini dapat menambah okupansi tol laut khususnya dari Indonesia bagian barat menuju ke bagian timur.

“Jadi untuk memastikan konektivitas itu terjadi kita mengadakan kapal perintis yang berjalan ke seluruh indonesia. Dan itu diberikan tarif yang relatif murah. Sekarang, kita akan kombinasikan dengan angkutan logistik. Ini merupakan suatu format baru dimana maksimalisasi pergerakan kapal itu dikomunikasikan. Dengan adanya angkutan itu harapan kita bisa menambah okupansi tol laut,” tuturnya.

“Pemerintah sudah melakukan upaya-upaya agar konektivitas bertambah baik untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di Indonesia bagian barat dan timur. Tol laut ini sangat dibutuhkan khususnya di daerah timur Indonesia. Catatan kami bahwa Indonesia Timur masih belum punya kesempatan melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi secara maksimal. Harapan kita, dengan adanya tol laut akan ada stimulus bagi daerah tersebut, dan di satu sisi dapat mengurangi disparitas harga,” tambahnya.