Komisi II Dongkrat Potensi Ekonomi Dari Sektor Ini

oleh
oleh

BANGKA BARAT — Dipimpin Adet Mastur selaku Ketua Komisi II, DPRD Babel menggali dan menampung aspirasi masyarakat Desa Air Nyatoh, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (6/7) kemarin.

Hal itu sebagai upaya mendongkrak potensi ekonomi dari sektor pertanian, kelautan dan pariwisata.

Ketua kelompok nelayan Desa Air Nyatoh, Martoyo, mengusulkan agar dapat diperhatikan dan dibantu terkait jalur keluar masuk perahu nelayan, yang berada di muara Pulau Teritip.

Selain itu, para nelayan berharap agar dapat dipasang lampu sebagai penerangan di laut, sehingga saat nelayan melakukan aktivitas di malam hari lebih mudah dan lancar.

“Kadang-kadang agak buntu, kami sebagai nelayan susah untuk keluar masuk perahu kami,” ungkap Martoyo.

Menanggapi aspirasi kelompok nelayan Air Nyatoh, Adet Mastur mengatakan, pembangunan jetty akan diprioritaskan pada daerah yang masyarakatnya lebih banyak berprofesi sebagai nelayan.

“Bukan hanya jetty yang dibangun, tapi juga fasilitas lainnya, seperti Pendaratan Pelelangan Ikan akan kita bangun. Terkait masalah lampu lalulintas laut ini, kami mesti berhubungan dengan Dinas Perhubungan, khususnya bagian navigasi,” terang Adet.

Pada kesempatan yang sama, Sudarno, Ketua Gapoktan Tunas Muda Desa Air Nyatoh mengatakan, ada 20 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan. Saat ini, dibutuhkan pembangunan jalan pertanian sepanjang 2,53 kilometer.

Menanggapi usulan pembanguan jalan pertanian itu, Adet Mastur menyatakan, Komisi II akan melakukan peninjauan ke lapangan terlebih dahulu.

“Ini yang nanti akan kami tinjau, apakah layak dibangun atau tidak? Kami tidak ingin pembangunan jalan itu bangunannya ada, tapi tujuannya tidak mengena, karena tidak ada sawah ataupun kebun,” kata dia.

Lebih jauh Adet menjelaskan, sarana dan prasarana persawahan di Provinsi Babel akan terus diperhatikan dan ditingkatkan, sehingga diharapkan swasembada beras di Provinsi Babel segera terwujud.

“Fokus kami di anggaran tahun 2022, kita ingin merehab sawah-sawah yang ada di Provinsi Bangka Belitung, sehingga cita-cita kita swasembada beras ini akan tercapai,” bebernya.

Adet Mastur juga mengingatkan, agar para Gapoktan yang ingin mengajukan proposal bantuan, maka, setiap pengajuan proposal harus diketahui dan ditandatangan oleh Kepala Desa dan Petugas Penyuluh Lapangan, sehingga bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran.

“Kami juga mohon do’a, agar anggaran ini betul-betul ada, dan semoga COVID-19 segera berakhir. Kalau Covid ini masih ada kita selalu recofusing anggaran terus,” tukasnya. (*)


Editor : Romlan
Sumber: Humas DPRD Babel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *