Masyarakat di Portugal Rela Antre Demi Menikmati Kuliner Indonesia  

oleh -216 views
Masyarakat di Portugal Rela Antre Demi Menikmati Kuliner Indonesia

Portugal, indomaritim.id – Meski masih berada di era kebiasaan baru (new normal), ketertarikan terhadap kuliner Indonesia tidak menyurutkan semangat masyarakat di Portugal yang rela antre untuk mengunjungi Mercado Culinário Indonésio 2021 di halaman KBRI Lisabon (19/6/2021). Sejak pukul 11.00 pagi, para pengunjung telah mengantre dengan tertib.

Penyelenggaraan Mercado Culinário Indonésio dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Portugal. Pengecekan temperatur suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer dan masker wajah dilakukan terhadap para pengunjung sebelum memasuki area Mercado. Walaupun Mercado diselenggarakan di ruang terbuka (outdoor), pembatasan kapasitas maksimal pengunjung tetap diterapkan, di mana area dengan luas 100 meter persegi hanya diperbolehkan untuk menampung lima orang. Sehingga, dengan luas tempat yang dimiliki oleh KBRI Lisabon dapat menampung sebanyak 30 orang pengunjung.

Mercado Culinário Indonésio adalah terjemahan bahasa Portugis dari “Pasar Kuliner Indonesia”. Ajang ini merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan sajian masakan dan produk Indonesia di Portugal. Dalam kesempatan kali ini, KBRI Lisabon telah mempromosikan lebih dari 26 kuliner favorit Indonesia yang terdiri atas sate ayam, nasi goreng, mie goreng, rendang, mie bakso, cwie mie  Malang, siomay Bandung, batagor Bandung, dadar gulung, onde-onde, es timun suri, tempe mendoan, klepon, es cendol, nasi kuning, es cendol, putu ayu, dan masih banyak lainnya. Pasar kuliner ini juga dilengkapi oleh penjualan produk makanan kemasan buatan Indonesia, hasil kerajinan tangan dengan batik, dan kopi asal Indonesia.

Para pengunjung sangat menikmati beragam sajian yang dihidangkan dan tidak tanggung-tanggung banyak juga yang membeli untuk dibawa pulang. Maria Carolina, penerima beasiswa Darmasiswa ISI Yogyakarta, mengaku senang sekali memiliki kesempatan untuk melepas rindu terhadap masakan dan produk Indonesia. “Saya kangen Indonesia, saya kangen makanan Indonesia” ujar Maria Carolina saat sedang mengantre untuk membeli sate. Ia juga memperlihatkan hasil berburunya akan produk-produk Indonesia yang ia temui. “Saya akan makan banyak hari ini karena semuanya enak,” tambah Maria dengan semangat.

Selain melepas rasa rindu, ada pula pengunjung Mercado yang terkenang akan masa-masa saat tinggal di Indonesia. “Sate menarik kembali ingatan saya dengan Indonesia ketika mengikuti program beasiswa Darmasiswa Indonesia di Denpasar, Bali selama 1 tahun. Melalui kegiatan Mercado Culinário Indonésio, saya menemukan kembali sambal seperti yang sering saya jumpai dulu,” ujar Lydia Martin. Suasana kegiatan Mercado telah membawa Lydia ke dalam momen hangatnya di Bali.

Pasar Kuliner Indonesia juga dimanfaatkan oleh pengunjung WNI yang sudah cukup lama tinggal di Portugal. “Ini adalah momentum untuk bertemu dengan masyarakat dan makanan Indonesia di Portugal,” ucap Ekapermatasari Dartawan, masyarakat Indonesia di Portugal. Ia tidak menyiakan kesempatan untuk mencoba sambal kacang, mie goreng, nasi goreng, rendang, dan tidak lupa membeli sekotak besar sambal. Ekapermatasari juga menyampaikan apresiasinya terhadap KBRI Lisabon, “Acara ini luar biasa dan terima kasih untuk KBRI Lisabon karena telah menyelenggarakan kegiatan yang menyenangkan,” tambahnya lagi.

Antusiasme dari sekitar 200 pengunjung kegiatan ini sangat besar, terlihat dari sajian kuliner yang sebagian besar habis terjual. Mercado Culinário Indonésio juga menyediakan ruang pengenalan produk-produk makanan kemasan Indonesia dan juga promosi kopi organik kualitas tinggi asal Indonesia yang telah diolah oleh artisan kopi lokal. Untuk menambah semarak acara dan meningkatkan pengetahuan atas Indonesia, KBRI juga mengadakan kuis bagi pengunjung dengan hadiah suvenir menarik khas Indonesia.

 

Reporter: Zeynitta Gibbons

Editor: Haresti Amrihani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *