Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana: Pemerintah Konsisten Jalankan Program Tol Laut

by -147 views
Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan Kemaritiman Menteri Perhubungan, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE pada acara Forum Diskusi Penyelenggaraan Tol Laut, di Gedung Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto: istimewa
Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan Kemaritiman Menteri Perhubungan, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE pada acara Forum Diskusi Penyelenggaraan Tol Laut, di Gedung Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto: istimewa

Surabaya, indomaritim.id – Pemerintah tetap konsisten dengan program Tol Laut untuk mendistribusikan barang ke berbagai wilayah, khususnya daerah 3 TB (Terpencil, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan). Ini bertujuan, agar disparitas harga di pulau Jawa tidak terpaut dengan daerah-daerah lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan Kemaritiman Menteri Perhubungan, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE pada acara Forum Diskusi Penyelenggaraan Tol Laut, Rabu (18/11/2020) di Gedung Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

“Pemerintah sejak tahun 2015 sudah membuka sejumlah trayek Tol Laut, dan hingga sekarang tetap konsisten agar program Tol Laut harus terlaksana. Sebagai staf khusus Menteri Perhubungan, saya dapat merasakan dan melihat sendiri bagaimana manfaat Tol Laut. Contoh di trayek T 18, dari Surabaya menuju Merauke dan sebaliknya dengan muatan balik mengangkut kelebihan beras dapat berjalan dengan baik,” kata Buyung Lalana.

Baca Juga: Distribusi Logistik Wilayah Timur Indonesia Melalui Tol Laut Berjalan Normal

Ia menambahkan, dengan tol laut pemerintah dapat memastikan terpenuhinya logistik baik distribusi kebutuhan pokok maupun barang penting lainnya secara terjadwal dan pasti. “Dampak yang disasar adalah pengurangan selisih harga antar pulau yang akhirnya dapat meningkatan kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana.

Oleh karena itu, kata Buyung Lalana, diharapkan agar semua pihak baik regulator, operator dan para pengguna jasa Tol Laut dapat bersinergi agar gerak Tol Laut dapat lebih maksimal.

“Dibutuhkan koordinasi guna mencari solusi untuk memecahkan persoalan yang menjadi kendala. Sesuai dengan keinginan dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI untuk melaksanakan semacam geladi Tectical Floor Game (TFG) kalau di tentara. Jika sebelumnya Tectical Floor Game ini belum diterapkan, siapa berbuat apa dan bagaimana, jelas belum ada. Tetapi dengan latihan dulu berupa TFG semuanya akan terkoordinasi disana,” jelasnya.

Buyung menambahkan, jadwal kapal-kapal Tol Laut sudah tersusun baku di Ditjen Perhubungan Laut dan sudah berjalan dengan baik,. Namun masih perlu membangun koordinasi yang lebih baik dengan semua elemen yang terkait.

“Seperti di Tanjung Perak ini, ada jadwal dua kapal Tol Laut Logistik Nusantara (Lonus) 1 yang membawa muatan dari wilayah Tahunan menuju ke Surabaya. Sedang besok, ada kapal Loknus 2 yang dioperatori Pelni akan masuk membawa Beras yang surplus di Meraoke sehingga solusinya kita bawa ke Jawa melalui Surabaya,” tandasnya

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan Kemaritiman Menteri Perhubungan, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE melepas 15 kontainer beras dan satu kontener biji gebang di Pelabuhan Merauke untuk dikirim ke Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/11/2020).

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE menyampaikan kahadirannya di Merauke mewakili Kementerian Perhubungan untuk menanggapi permintaan petani khususnya di daerah Merauke yang surplus beras dengan memberangkatkan beras melalui tol laut.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan terus berkonsentrasi mendistribusikan beras di seluruh Indonesia agar terjadi keseimbangan ketahanan pangan melalui tol laut,” imbuhnya.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *