Pasca Kapal Tabrak Crane, Asosiasi Pemilik Kapal INSA Apresiasi Kerja Cepat KSOP dan Pelindo III

by -95 views
Terminal peti kemas
Terminal peti kemas
Banner

Surabaya, indomaritim.id – Hanya tiga jam setelah Kapal MV. Soul of Luck yang diageni oleh PT Layar Sentosa menyenggol crane di dermaga TPKS Semarang, terminal kontainer yang rusak sudah bisa beroperasi kembali. Langkah cepat KSOP dan Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan diapresiasi oleh Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA, Indonesia National Shipowners’ Association) Surabaya.

Kapal MV. Soul of Luck menghantam satu unit container crane 03 sehingga ambruk. Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa, dan dilaporkan korban luka ringan satu orang.

Baca Juga: Rampungkan Pembangunan 87 Persen, Pelindo 1 Optimis Terminal Peti Kemas Belawan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Ketua INSA Surabaya Stenven Henry Lesawengen memberikan penilaian sangat positif atas kinerja instansi dalam pengelolaan pelabuhan antara lain PT Pelindo III dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Semarang.

“Kita menilai langkah yang diambil Pelindo III dan Ditjen Perhubungan Laut sudah sangat positif dan profesional. Hanya dalam hitungan jam situasi sudah dapat diatasi dan aktivitas pelabuhan dapat normal kembali,” kata Stenven Henry Lesawengen, Senin (15/7/2019) di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih jauh Stenven berharap semua langkah positif dan profesional harus tetap dijaga dan terus dipertahankan. ”Kita sangat berterima kasih kepada Pelindo III maupun KSOP Semarang atas langkah cepat tanggap yang diambil dan semoga profesionalisme ini tetap dipertahankan”, tandas Stenven.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirhubla) Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semarang, Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan PT Pelindo III untuk memastikan kelancaran pelayanan kapal di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pasca-insiden kapal MV. Soul of Luck yang menyenggol crane pada Minggu (14/7/2019).

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga