Pelabuhan Indonesia I Tambah Empat Kapal Tunda Pelabuhan

by -129 views
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Malahayati. Foto: Humas Pelindo 1
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Malahayati. Foto: Humas Pelindo 1

Medan, Indomaritim.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I menambah empat unit kapal tunda baru untuk melayani jasa penundaan kapal-kapal yang masuk ke pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1.

Direktur Utama PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana di Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/2/2019), mengatakan, empat unit kapal tunda yang 100 persen merupakan produksi anak negeri itu dilengkapi teknologi baru IBS (Integrated Bridge System) dan AMS (Alarm Monitoring System) yang dapat mengendalikan peralatan dalam satu konsol.

Alat tersebut juga dapat memonitor kondisi kapal secara menyeluruh, mulai dari mesin utama dan pendukung, sistem propulsi (penggerak), serta dapat memantau penggunaan bahan bakar secara akurat dan real time (langsung).

Kapal tunda itu memiliki daya kekuatan 2×1000 HP untuk KT Hang Tuah II & KT Hang Tuah III dan 2×2000 HP KT Hang Tuah VI & KT Hang Tuah V yang nantinya akan dipergunakan di Cabang Pelabuhan Belawan, Batam, Dumai, dan Tanjung Balai Karimun. Dengan hadirnya kapal tunda baru ini, Pelindo 1 telah memiliki 19 unit kapal tunda.

Ia menyampaikan rasa bangga dengan produksi kapal tunda yang dikerjakan oleh industri dalam negeri, yang merupakan produk lokal kebanggaan Indonesia berstandar internasional yang mana mulai dari desain, pekerja dan produksinya semuanya menggunakan produk dalam negeri.

“Ini juga pertama kali kapal tunda milik Pelindo I diproduksi di galangan kapal Belawan, yang merupakan pelabuhan utama Pelindo 1. Ini adalah contoh bagaimana komunitas bisnis pelabuhan bisa bersinergi dengan baik,” katanya.

Kapal tunda itu diberi nama KT Hang Tuah, yang terinspirasi dari nama Laksamana Hang Tuah yang pernah menguasai Selat Malaka.

“Harapannya Pelindo I bisa menguasai bisnis di Selat Malaka, baik melalui Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung, maupun Batam,” katanya.

Sementara itu VP Public Relations Pelindo I Fiona Sari Utami mengatakan penambahan empat unit kapal tunda baru itu merupakan bentuk komitmen manajemen untuk terus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa Pelindo I dan membuat operasional logistik di pelabuhan yang dikelola Pelindo I semakin efisien.

Kapal tunda berfungsi untuk mendorong kapal yang hendak bersandar di dermaga maupun menarik kapal keluar dari dermaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *