Perilaku yang Sesuai Terhadap Keberagaman Budaya di Indonesia

by -100,636 views
Perilaku yang Sesuai Terhadap Keberagaman Budaya di Indonesia
Perilaku yang Sesuai Terhadap Keberagaman Budaya di Indonesia

Keberagaman budaya di Indonesia adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan kebudayaan nasional. Keberagaman adat kebudayaan yang ada, bisa menjadi kekuatan dan kekayaan bangsa Indonesia jika kita memiliki sikap toleransi dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Keragaman budaya di Indonesia ada karena faktor geografis sebagai negara kepuluan. Keragaman terjadi juga karena letak Indonesia di jalur pelayaran perdagangan dunia, sehingga interaksi dengan budaya bangsa lain menjad erat.

Indonesia terdiri dari kurang lebih 656 suku bangsa dengan bahasa lokal 300 macam. Keanekaragaman tersebut merupakan kekayaan milik Bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan sehingga mampu memberikan warna ketentraman dan kedamaian bagi rakyat Indonesia.

Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakaan kekayaan yang sangat berharga. Dengan keberagaman untuk mempersatukan perbedaan suku, adat istiadat, ras, dan agama bukan untuk perpecahan.

Adanya keinginan bangsa Indonesia untuk tetap bersatu mempertahankan kebhinekaan merupakan tanggung jawab kita bersama dimana dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan warga masyarakat dan juga perilaku yang sesuai terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Baca Juga: Cara Menjalin Keberagaman Indonesia Antar Masyarakat

Contoh Keberagaman Budaya

kegiatan bakar batu bersama masyarakat di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua
Kegiatan bakar batu bersama masyarakat di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua

Berikut ini beberapa contoh keberagaman adat kebudayaan di Indonesia. Tentu, sangat banyak adat kebudayaan yang lain yang belum disebutkan.

Misalnya, keragaman budaya Indonesia berdasarkan makanan khas, pakaian adat, bahasa, rumah adat, kesenian, dan upacara adat khususnya di Papua, sebuah provinsi di wilayah Indonesia Timur. Kamu tentunya bisa menambahkan lainnya.

Upacara Ngaben di Bali

Ngaben merupakan upacara pembakaran jenazah yang merupakan warisan leluhur dan telah dilakukan sejak ratusan tahun silam di Bali. Masyarakat Hindu Bali percaya bahwa dengan membayar jenazah, roh leluhur menjadi suci dan mereka bisa beristirahat dengan tenang. Upacara ngaben membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini karena ngaben melibatkan orang dalam jumlah besar dan panggung pembakaran.

Oleh karena itu, masyarakat Bali yang kurang mampu biasanya harus menunggu selama beberapa saat agar dapat melakukan ngaben secara bersama-sama. Dengan demikian, biaya upacara terasa lebih ringan karena ditanggung oleh beberapa keluarga.

Pesta Batu Bakar di Papua

Pesta batu bakar merupakan salah satu perayaan yang dilakukan oleh suku Dani di Papua. Pesta ini biasa diselenggarakan untuk merayakan pernikahan, kelahiran, maupun merayakan kemenangan dari perang. Dalam pesta ini mereka akan memasak berbagai jenis makanan mulai dari umbi-umbian hingga babi untuk dikonsumsi secara bersama-sama.

Bahan-bahan makanan tersebut akan dimasukkan ke dalam lubang yang berisi batu dan dedaunan. Nantinya makanan tersebut akan dibagikan ke seluruh penduduk desa. Dalam memulai proses pembakaran, suku Dani menyalakan api secara tradisional yaitu dengan menggosok batu hingga timbul percikan api.

Rendang, Cara Memasak Khas Minangkabau

Rendang merupakan makanan khas Minangkabau. Merendang, adalah proses memasak. Jadi, bahannya dapat berupa daging sapi, telor, daging ayam bahkan sayuran. Namun, yang paling terkenal adalah rendang dari daging sapi.

Rendang biasanyadisajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Rendang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah, dimasak dengan menggunakan santan kelapa.

Tahukah kamu, rendang adalah makan terlezat di dunia? Ya, warisan budaya kuliner rendang telah diakui warga dunia dengan kelezatannya dan keunikan cara memasaknya.

Angklung, Alat Musik Bambu dari Jawa Barat

Angklung adalah alat musik tradisional yang banyak tumbuh dan berkembang di Jawa Barat. Terbuat dari bambu. Angklung merupakan alat musik yang bernada ganda, cara memainkan alat musik ini cukup mudah yaitu dengan cara digoyangkan.

Angklung terkenal karena untuk memainkannya secara bersama-sama dalam kelompok. Cara memainkan angkung, menuntut kekompakan dan kerjasama.

Perilaku yang Sesuai Terhadap Keberagaman Budaya

Di dalam keberagaman kita juga harus dapat bersikap toleran, menghargai setiap perbedaan yang ada. Kekayaan budaya yang kita miliki ini merupakan anugerah Tuhan yang Maha Esa yang harus senantiasa kita syukuri, kita jaga, dan kembangkan untuk kesejahteraan bersama. keberagaman budaya masyarakat.

Toleransi perlu ditengah masyarakat yang berbeda-beda. Perbedaan adalah keniscayaan dalam masyarakat. Sebagaimana mestinya seorang saudara, maka tidak boleh untuk saling menjatuhkan karena dia atau mereka berbeda. Terutama, untuk membuat keberagaman di Indonesia tetap berjalan.

Di negara yang lainnya, tentu tidak memiliki keberagaman yang begitu banyak. Memang, tugas masyarakat Indonesia saat ini cukup berat. Karena, harus menjaga keberagaman ini agar tetap lestari.

Menerima perbedaan antara suku, agama dan kebudayaan dapat dimulai dengan lingkungan sekitar terlebih dahulu. Buat lingkungan masyarakat yang nyaman, tentram dan aman. Kemudian, sampaikan kepada saudara yang lainnya bahwa hal ini penting untuk dilakukan.

Lalu, bagaimana perilaku yang sesuai terhadap keberagaman budaya di Indonesia? Sebagai generasi muda, perlu untuk menumbuhkan toleransi dan rasa cinta kepada budaya Indonesia dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti: pawai budaya, festival budaya, dan sebagainya.

Untuk melestarikan, perilaku yang sesuai terhadap keberagaman budaya di Indonesia adalah:

  • Ikut berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian budaya, misalnya: mengikuti kompetisi kebudayaan, lomba tari tradisional atau teater, mementaskan budaya tradisional pada acara atau kegiatan tertentu: perayaan HUT Kemerdekaan RI, mengadakan pementasan ketoprak yang berbau perjuangan, mengadakan event-event yang bertujuan untuk mengembangkan bakat bertema melestarikan budaya Indonesia.
  • Mempelajari budaya daerah, misalnya: tarian daerah, lagu dan alat musik khas daerah, bahasa daerah, pertunjukan khas daerah, dan sebagainya
  • Mengajarkan kebudayaan daerah pada generasi penerus sehingga tidak musnah dan dapat tetap bertahan
  • Mencintai budaya sendiri
  • Menggunakan bahasa daerah

Baca Juga: Manfaat Keragaman Sosial Budaya Indonesia

6 Manfaat Keragaman Sosial Budaya Bagi Bangsa

Manfaat keragaman sosial budaya bagi bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:

Menjadi Kekayaan Budaya Bangsa

Dengan menjadi satu kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, berabgai macam budaya yang terbentang dari Sabang hingga Merauke menjadi kekayaan Indonesia. Kekayaan budaya yang ada, dilindungi pemerintah dengan undang-undang sekaligus mendorong pelestarian kebudayaan daerah.

Mempererat Persatuan dan Kesatuan Indonesia

Bahasa daerah merupakan salah satu unsur penting dalam membangun suatu kebudayaan. Bahasa daerah menjadi identitas dan alat komunikasi bagi masyarakat penggunanya. Bahasa juga mencerminkan jati diri kelompok suatu suku bangsa.

Hal ini perlu menjadi perhatian dari kita semua untuk melestarikan kekayaan bangsa ini agar tidak punah. Upaya yang dapat diilakukan antara lain:
– Mengajarkan bahasa daerah oleh orang tua kepada anak-anaknya dan menggunakan secara aktif di rumah untuk berkomunikasi dengan seluruh anggota keluarga.
– Menggunakan bahasa daerah dalam pendidikan terutama untuk kelas-kelas awal.
– Kebijakan penggunaan dan pelestarian daerah oleh pemerintah

Dilansir dari situs museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id, pada 28 Oktober 1928, para peserta Kongres Pemuda II bersepakat merumuskan tiga janji yang kemudian disebut sebagai Sumpah Pemuda. Isi sumpah pemuda, diataranya adalah ‘Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.’

Menjunjung tinggi bahasa persatuan bermakna tekad untuk menjadi satu kesatuan Indonesia dengan tetap menjaga beragai keragaman bahasa daerah yang merupakan kekayaan bangsa.

Memperluas Toleransi dan Wawasan Masyarakat Tentang Keragaman Budaya

Menghargai perbedaan saat bermasyarakat, berada di sekolah dan lingkungan kerja menjadi penting. Indonesia adalah negara multikultural, tapi bukan negara multikulturalis. Karena itu multikulturalisme tidak menjadi solusi dalam pengelolaan keragaman di Indonesia.

Toleransi perlu ditengah masyarakat yang berbeda-beda. Perbedaan adalah keniscayaan dalam masyarakat. Sebagaimana mestinya seorang saudara, maka tidak boleh untuk saling menjatuhkan karena dia atau mereka berbeda. Terutama, untuk membuat keberagaman di Indonesia tetap berjalan.

Di negara yang lainnya, tentu tidak memiliki keberagaman yang begitu banyak. Memang, tugas masyarakat Indonesia saat ini cukup berat. Karena, harus menjaga keberagaman ini agar tetap lestari.

Menerima perbedaan antara suku, agama dan kebudayaan dapat dimulai dengan lingkungan sekitar terlebih dahulu. Buat lingkungan masyarakat yang nyaman, tentram dan aman. Kemudian, sampaikan kepada saudara yang lainnya bahwa hal ini penting untuk dilakukan.

Menjadi Daya Tarik Wisata

Setiap daerah memiliki budayanya masing-masing dan tentunya berbeda-beda. Bahkan di suatu daerah kita bisa menemukan kelompok-kelompok yang menggunakan bahasa yang benar-benar berbeda dengan latar belakang sejarah yang berbeda. Biasanya setiap budaya memiliki peninggalan bersejarahnya masing-masing. Tentu peninggalan bersejarah ini akan sangat baik bagi daerah tersebut untuk dijadikan objek wisata seperti museum, monumen, dan tempat wisata lainnya.

Sadar atau tidak, wisatawan yang berkunjung ke Indonesia bukan semata-mata karna kekayaan alamnya yang begitu indah tapi juga karena Indonesia kaya akan budaya yang tidak mungkin kita temukan di negara lain. Wisatawan asing begitu takjub dengan beragam kebudayaan yang ada di negara kita yang begitu kental, sebut saja Bali, Yogya dan Toraja. Setiap tahunnya ada jutaan turis asing yang memilih tempat-tempat ini untuk dijadikan tujuan, bukan hanya untuk berwisata tapi juga menambah pengetahuan.

Menjadi Warisan Budaya Dunia

Sebagai bagian dari bangsa-bangsa yang ada di dunia, Indonesia menjadi unsur untuk memelihara kebudayaan manusia di dunia. Suatu kebudayaan tentunya terdiri dari berbagai macam hal yang berhubungan dengan daerah asalnya. Unsur-unsur budaya Mulai dari bahasa, busana, tarian, kuliner, rumah adat, bahkan mitos-mitos dan ada kepercayaan yang berbeda.

Beberapa budaya Indonesia yang telah diakui dunia sebagai warisan budaya diantaranya adalah pencak silat, batik, keris, perahu pinisi, gamelan, dan sistem irigasi persawahan tradisional asal Bali yang bernama subak.

Semua keragaman sosial budaya dan adat istiadat di wilayah Indonesia menjadi kebudayaan nasional yang berlandaskan Undang-Undang Dasar. Sebagai pelajar, generasi muda dan anggota masyarakat hendaknya mengembangkan keragaman sosial budaya menjadi kebudayaan nasional dengan landasan dan arah tujuannya yang dituangkan dalam penjelasan pasal 32 UUD 45 yang berbunyi:
“Kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya. Kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncakpuncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan dengan tidak menolakbahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia”.

Jadi, kebudayaan nasional adalah suatu kebudayaan yang mampu memberi makna bagi kehidupan berbangsa dan berkepribadian, akan dapat dibanggakan sebagai identitas nasional.

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *