Prajurit Yonzipur 9 Kostrad Melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi

by -219 views
Personil Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Kostrad melaksanakan kegiatan sertifiksasi kompetensi bidang konstruksi prajurit Zeni TNI AD tahun 2019
Personil Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Kostrad melaksanakan kegiatan sertifiksasi kompetensi bidang konstruksi prajurit Zeni TNI AD tahun 2019. Foto: Istimewa
Banner

Bandung, indomaritim.id – Personil Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Kostrad melaksanakan kegiatan sertifiksasi kompetensi bidang konstruksi prajurit Zeni TNI AD tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, bertempat di Markas Zidam III/Siliwangi dan Aula Yonzipur 9/LLB Kostrad, Bandung, Provinsi Jawa Barat, Selasa (16/07/2019).

Kegiatan dihadiri 200 orang di Aula Zidam III/Siliwangi, sementara itu di Aula Yonzipur 9/LLB Kostrad dihadiri 220 orang personil dari Zidam III, Yonzipur 9 Kostrad dan Yonzipur 3.

Sertifikasi tenaga konstruksi merupakan upaya Kementerian PUPR meningkatkan kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi nasional agar memiliki daya saing dalam kompetisi global.

Baca Juga: Forum Maritim Alumni Jerman: Bantu Industri Perkapalan Nasional

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Riky Aditya Nazir, St, Mt membuka acara sertifiksasi kompetensi bidang konstruksi prajurit Zeni TNI angkatan darat Tahun 2019 Wilayah Kodam III/Siliwangi.

“Tantangan pembangunan infrastruktur yaitu peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif pada sektor konstruksi. Untuk menjawab tantangan tersebut perlu kita peran aktifkan pemangku kepentingan jasa konstruksi untuk sinergikan kekuatan nasional dalam rangka pertahankan pasar nasional dan merebut pasar konstruksi regional sehingga kita harus bekerja sama dengan TNI AD Khususnya Zeni TNI AD guna menjalin hubungan kerjasama dalam meningkatkan kinerja di bidang Konstruksi,” ujar Riky.

Acara sertifikasi ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan amanat Undang-Undang No 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi, dimana pada pasal 70 disebutkan bahwa setiap pekerja konstruksi yang bekerja di sektor konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga