Resmikan Pabrik Sharp Electronics, Menteri Airlangga Hartarto Yakin Industri Elektronika Semakin Tumbuh

oleh
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto pada Peresmian Lini Produk Baru Pabrik Mesin Cuci PT Sharp Electronics Indonesia di Karawang International Industrial City (KIIC), Kawarang, Jawa Barat
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto (kiri) pada Peresmian Lini Produk Baru Pabrik Mesin Cuci PT Sharp Electronics Indonesia di Karawang International Industrial City (KIIC), Kawarang, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Insentif bagi investasi

Pada kesempatan yang sama, Menperin mengungkapkan, pemerintah baru-baru ini mengeluarkan kebijakan insentif pajak terbaru berupa mini tax holiday dan super tax deduction untuk sektor industri. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP Nomor 94 Tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak Dan Pelunasan Pajak Penghasilan Dalam Tahun Berjalan tersebut didasari upaya pemerintah untuk mendorong investasi pada industri padat karya, keterlibatan industri dalam penyiapan SDM yang berkualitas, serta industri melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan yang mendukung inovasi.

Pemerintah memberikan insentif pajak sebesar hingga 200 persen dari jumlah biaya yang dikeluarkan industri dalam menyelenggarakan kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan pembelajaran dalam rangka peningkatan SDM berbasis kompetensi tertentu. Selain itu pemerintah memberikan insentif serupa dengan nilai maksimal 300 persen dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia.

“Insentif ini diberikan untuk inovasi yang diterapkan dan dapat dikomersialisasikan, misalnya dalam produksi mesin cuci ini. Kita ingin Indonesia menjadi basis R&D perusahaan,” kata Menperin.

Airlangga menyatakan, pemerintah sangat serius mengelola dan memperbaiki iklim usaha industri melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung. “Ini agar para investor tidak ragu untuk terus beraktivitas dan memperluas industrinya di Indonesia,” tandasnya.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga