Standard and Poor’s Naikkan Rating Pelindo III Menjadi BBB-

by -155 views
Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Foto: Humas Pelindo 3
Banner

Surabaya, indomaritim.id – Standard and Poor’s atau juga dikenal dengan S&P telah menaikkan rating PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III menjadi BBB- dari sebelumnya BB+.

“Rating tersebut mencerminkan potensi dukungan pemerintah pada Pelindo III karena kepentingan strategis dari pelabuhan,” kata Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, kepada indoamaritim.id melalui siaran pers (2/6/2019).

“Kenaikan rating S&P merefleksikan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat sehingga diharapkan dapat mendukung ekspansi usaha dan industri pelabuhan. Pelindo III semakin percaya diri karena dipandang memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi komitmen keuangan dalam jangka panjang ” lanjutnya.

Baca Juga: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Serahkan Dua Kapal Rede di Pelabuhan Kalianget

Selain itu, rating Pelindo III yang saat ini menjadi BBB- dengan outlook stable mencerminkan bahwa posisi Pelindo III saat ini sebagai kategori investment grade dan menunjukkan sebagai salah satu perusahaan pelabuhan utama di Indonesia. Kemudian kemampuan perseroan juga dianggap mampu mempertahankan marjin yang stabil dan proteksi arus kas yang kuat.

Doso Agung juga melihat bahwa peningkatan rating tersebut juga didukung oleh kondisi ekonomi Indonesia yang secara konsisten lebih baik daripada negara-negara peers dengan tingkat pendapatan yang sama.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Pelindo III, Iman Rachman, menambahkan, rating didasarkan pada data dan informasi yang diperoleh S&P dari Pelindo III serta laporan keuangan tahun 2018 dan proyeksi tahun 2019.

Baca Juga: Pelabuhan Beri Kontribusi Ratusan Juta Untuk Pendapatan Daerah Buton Utara

“Hal yang mendasari Pelindo III mendapat kenaikan rating menjadi BBB- adalah potensi dukungan pemerintah terhadap program pengembangan pelabuhan. Mengingat Pelindo III merupakan salah satu pengelola pelabuhan utama di Indonesia yang ikut menjaga stabilitas ekonomi bangsa. Terlebih lagi, 100 persen saham Pelindo III dimiliki oleh pemerintah” katanya.

Sementara itu, rating Stable Outlook diberikan atas dasar kemampuan perusahaan dalam menjaga stabilitas usaha yang dijalankan dan mengelola kas operasional secara sehat.

“Rating tersebut itu akan dipertahankan dan dapat dinaikkan jika Pelindo III mampu mewujudkan segala harapan atas investasi yang telah dilakukan di proyek strategis, seperti di Terminal Teluk Lamong ataupun di Terminal Petikemas Surabaya. Bukan hanya itu, Pelindo III juga diharapkan mampu meningkatkan rasio keuangan secara bertahap,” kata Iman Rachman.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III, Faruq Hidayat, mengungkapkan, pengelolaan kas operasional yang sehat di Pelindo III juga dibarengi dengan peluang pertumbuhan arus peti kemas yang mencapai 8 persen dan pertumbuhan kunjungan kapal yang secara bobot dalam satuan groston (GT) naik 10 persen.

“Pertumbuhan arus peti kemas dan tingkat kunjungan kapal selalu tercapai setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya kualitas fasilitas dan pelayanan yang diberika pada pengguna jasa di pelabuhan dan terminal yang dikelola Pelindo III di 7 provinsi di Indonesia,” ujar Faruq Hidayat memungkasi.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *