Susi Pudjiastuti Lepaskan Puluhan Ekor Penyu di Perairan Natuna Riau

by -156 views
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan 30 ekor penyu spesies dilindungi di perairan Natuna. Foto: Humas KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan 30 ekor penyu spesies dilindungi di perairan Natuna. Foto: Humas KKP
Banner

Natuna, indomaritim.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan 30 ekor penyu spesies dilindungi di perairan Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (5/5/2019).

Menurut siaran pers dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melepaskan puluhan ekor penyu bersama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman; Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang diwakili oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri, Ranai David Joni; Danlanud Ranai Kolonel (Pnb) Prasetiya Halim, Kepala Dinas Perikanan Natuna Zakimin, dan Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Slamet.

Baca Juga: Unit Intelijen Pangkalan TNI AL Mataram Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Senilai Rp 1,5 Miliar

“Sebanyak 25 ekor Penyu Hijau dan lima ekor Penyu Sisik yang dilepasliarkan merupakan sebagian dari barang bukti kasus pemanfaatan ilegal spesies penyu dilindungi di Batam yang berhasil diungkap oleh Polair Polda Kepri,” kata Plt. Direktur Jenderal PSDKP Agus Suherman.

Ia menambahkan, pada 19 April 2019 lalu Polair Baharkam POLRI berhasil mengungkap adanya pemanfaatan ilegal spesies penyu dilindungi dan diduga akan diperdagangkan.

“Setidaknya 148 ekor penyu berhasil diamankan oleh Polair Baharkam Polri, dengan kondisi hidup 118 ekor dan 30 ekor mati,” ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan 30 ekor penyu spesies dilindungi di perairan Natuna. Foto: Humas KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan 30 ekor penyu spesies dilindungi di perairan Natuna. Foto: Humas KKP

Selanjutnya, Polair Baharkam POLRI bekerja sama dengan Pangkalan PSDKP Batam, BKSDA Batam, Stasiun Karantina Ikan Batam, dan BPSPL Tanjungpinang melakukan penanganan dengan menempatkan sejumlah 118 ekor penyu hidup di area penangkaran di Pulau Mencaras Batam. Upaya tersebut juga didukung oleh Asosiasi Dokter Hewan Megafauna Akuatik Indonesia di Batam.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Susi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polair yang berhasil mengungkap pemanfaatan ilegal spesies yang dilindungi dan terancam punah.

Video Susi Pudjiastuti lepaskan penyu ke laut lepas. Video dar Humas KKP

“Saya mengajak kepada aparat penegak hukum terkait untuk terus bekerja keras melindungi dan menyelamatkan sumber daya alam laut kita dari oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, lebih khusus perdagangan ilegal spesies dilindungi,” kata Menteri Susi.

Menteri Susi juga mengajak semua pihak untuk peduli terhadap kelestarian dan keberlanjutan sumber daya alam laut Indonesia.

Penyu merupakan salah satu spesies yang dilindungi berdasarkan ketentuan hukum nasional maupun ketentuan internasional karena keberadaannya telah terancam punah. Adapun penyebabnya adalah faktor alam maupun aktivitas manusia.

Di Indonesia terdapat enam jenis penyu dilindungi yaitu: Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Tempayan (Caretta caretta), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Ridel/Abu-abu (Lepidochelys olivacea); dan Penyu Pipih (Natator depressa).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *