Tingkatkan Pariwisata Bahari, Indonesia dan Australia Buka Jalur Yachts Fremantle – Bali

by -62 views
Ilustrasi Yachts. Foto: Istimewa
Ilustrasi Yachts. Foto: Istimewa
Banner

Sydney, indomaritim.id – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, sekaligus mengembangkan wisata bahari nusantara, dirintis jalur baru yatch ke perairan Indonesia, yaitu jalur Fremantle – Bali. Dengan demikian, ada tiga pintu masuk kapal kapal yachts dari Australia menuju Kepulauan Nusantara. Dua yg lain adalah jalur Darwin – Kupang dan jalur Brisbane – Debut, Maluku.

“Australia Barat telah menetapkan jalur pelayaran baru Fremantle – Bali pada tahun 2020, yang pada awalnya direncanakan akan diikuti sekitar 200-an kapal layar atau yachts,” kata Laksamana (Purn) Prof. Dr.Marsetio, Ketua Bidang Yachts & Cruise Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Rabu (31/7/2019).

Dibukanya jalur yatch ini menjadikan Bali makin mudah dijangkau melalui laut. Setelah sebelumnya, Pelabuhan Benoa merampungkan pengerukan dan pendalaman alur dari minus sembilan meter low water spring atau rata-rata muka air laut (LWS) menjadi minus 12 Meter LWS.

Laksamana (Purn) Prof. Dr.Marsetio, Ketua Bidang Yachts & Cruise Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Australia. Foto: Istimewa
Laksamana (Purn) Prof. Dr.Marsetio, Ketua Bidang Yachts Cruise Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Australia. Foto: Istimewa


Selesainya pengerukan ini memungkinkan kapal pesiar dengan Length of All (LOA) / ukuran panjang lebih dari 350 meter dapat bersandar di dermaga yang mana sebelumnya hanya berlabuh diluar Alur Pelabuhan.

Makin terbukanya jalur wisata bahari, sesuai dengan visi dan misi Indonesia sebagai poros maritim dunia. “Kita menggalakkan destinasi-destinasi wisata bahari yang baru. Kita angkat dan perkenalkan kepada wisatawan mancanegara,” kata Indroyono Soesilo, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata / Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar.

Baca Juga: Sah! Indonesia Miliki Traffic Seperation Scheme Selat Sunda dan Lombok

“Kita harus melakukan hal tersebut. Karena, salah satu keunggulan wisata Indonesia ada di sektor bahari,” lanjutnya.

Indroyono Soesilo menambahkan, Laksamana (Purn) Marsetio bersama Konjen RI untuk Perth, Dewi Tobing, telah melakukan pertemuan di Perth, Australia. Tujuannya untuk mempromosikan Fremantle – Bali Yacht Race 2020. Rencananya, event ini akan diikuti 220 sampai 240 yacht. Atau akan menjadi route rally terbanyak pengikutnya.

Fremantle Bali Yacht Race 2020 akan menempuh rute dari Bali ke Lombok, Labuan Bajo, Selayar, Pare-Pare, Toli-Toli dan Nunukan. Sekaligus lanjut ke Jepang sebagai rute baru. Sebagai pemanasan, Indonesia juga akan dimeriahkan dengan Sail to Indonesia.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga