Peringati Hari Ibu, Pinkan Indonesia Gelar Festival Kolintang

oleh -122 views
Ketua Umum PINKAN Indonesia, Penny Iriana Marsetio dalam acara festival kolintang peringatan hari ibu di Jakarta, Rabu (21/12/2022)

Jakarta, indomaritim.id – Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pinkan) Indonesia menggelar festival kolintang dan bazar dalam rangka memeriahkan hari ibu yang diperingati setiap 22 Desember.

Acara festival kolintang dan bazar ini digelar selama dua hari (21-22/12/2022) di Gedung Graha Jalapuspita, Jakarta Pusat dengan tema Terima Kasih Ibu atas Cintamu.

Ketua Umum (Ketum) Pinkan Indonesia, Penny Iriana Marsetio mengatakan, di tanggal 22 Desember akan ada sekitar 17 grup ibu-ibu insan pencinta kolintang yang akan menyemarakkan festival ini.

Penny Marsetio juga terus mengupayakan alat musik kolintang ini untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

“Perjalanan kami sudah 70% dan kami sudah bertemu dengan Duta Besar tetap UNESCO, Prof Ismunandar yang ada di Paris. Di tanggal 24 nanti kami juga akan melakukan zoom untuk pemantapan”, kata Penny.

Penny juga mengajak para persit maupun jalasenastri untuk bergabung dan berlatih kolintang.

“Kita perkuat dan semarakkan musik kolintang bersama-sama”, tambahnya.

Menurut Penny, bazar yang digelar ini seperti bazar batik dan makanan adalah untuk meningkatkan kembali perekonomian setelah terkena dampak pandemi Covid-19.

Selain itu, dalam upayanya membawa kolintang menuju UNESCO, Pinkan akan menempuh jalur ekstension untuk mempercepat proses pengakuan alat musik tersebut. Pihaknya juga akan menggelar pertemuan secara virtual dengan negara Afrika yang memiliki set alat musik yang mirip dengan kolintang.

“Untuk itu, Pinkan Indonesia juga telah mempersiapkan untuk zoom dengan di tanggal 24 Desember mendatang” ucap Penny.

Ketua panitia penyelenggaraan festival kolintang dalam rangka hari ibu, Tuti Suwarno juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan parade berkebaya, fashion show, dan bazar yang temanya sesuai dengan hari ibu.

“Bazar diikuti oleh 72 tenant dan 15 stand kuliner. Peserta bazar juga berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Bandung, Jogja, Klaten dan Solo”, ucap Tuti.