Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 18 September 1923 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Selasa, 18 September 1923, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 8 Safar 1342 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Selasa Pahing yang memiliki bobot neptu 12.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Virgo serta shio Babi dengan elemen Air, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Kapat pada musim Labuh (Peralihan).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Selasa
Hari ke
261 / 365
Minggu ke
38
Sisa hari
104
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
8 Safar 1342 H
Bulan ke
2 · Safar
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
8 / Siklus Bulan
Zodiak
Virgo
23 Agustus - 22 September
Elemen
Bumi
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Babi
Shio Tahun 1923
Elemen
Air
Kalender Jawa
Weton
Selasa Pahing
Tahun Jawa
1856
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Warigagung
Pancasuda
Bumi Kapetak
Pendiam, tabah, suka bekerja keras
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Kapat
Fenomena Alam
Mata air mulai penuh, burung bertelur
Panduan Pertanian
Mulai menggarap sawah
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Jaya | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Was | Paringkelan |
| Saptawara | Soma | Ganti Hari |
| Astawara | Guru | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Dewa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 18 September 1923
Bagaimana rincian penanggalan untuk 18 September 1923 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 18 September 1923 jatuh bertepatan pada hari Selasa. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Selasa Pahing dan berjalan di bawah naungan wuku Warigagung.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 18 September 1923?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 18 September 1923 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 18 September 1923 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 18 September 1923 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 8 Safar 1342 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 18 September?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 18 September berada dalam rentang kekuasaan zodiak Virgo ♍. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Bumi, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1923?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1923 berada di bawah representasi Shio Babi 🐷. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Selasa Pahing?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Selasa Pahing dengan total angka 12. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Selasa (senilai 3), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Pahing (yang mempunyai nilai 9).