Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 20 Juni 1908 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Sabtu, 20 Juni 1908, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 21 Jumadilawal 1326 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Sabtu Wage yang memiliki bobot neptu 13.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Gemini serta shio Monyet dengan elemen Logam, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Saddha pada musim Ketiga (Musim Kemarau).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Sabtu
Hari ke
172 / 366
Minggu ke
25
Sisa hari
194
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
21 Jumadilawal 1326 H
Bulan ke
0 ยท Jumadilawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
21 / Siklus Bulan
Zodiak
Gemini
21 Mei - 20 Juni
Elemen
Udara
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Monyet
Shio Tahun 1908
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Sabtu Wage
Tahun Jawa
1841
Windu Kuntara
Wuku (Siklus Mingguan)
Wuye
Pancasuda
Satria Wirang
Sering mendapat kesulitan atau rintangan berat
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Jaya | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Paing | Pasaran |
| Sadwara | Was | Paringkelan |
| Saptawara | Sukra | Ganti Hari |
| Astawara | Guru | Padewan |
| Sangawara | Jangur | Padangon |
| Dasawara | Pisaca | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 20 Juni 1908
Bagaimana rincian penanggalan untuk 20 Juni 1908 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 20 Juni 1908 jatuh bertepatan pada hari Sabtu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Sabtu Wage dan berjalan di bawah naungan wuku Wuye.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 20 Juni 1908?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 20 Juni 1908 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 20 Juni 1908 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 20 Juni 1908 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 21 Jumadilawal 1326 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 20 Juni?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 20 Juni berada dalam rentang kekuasaan zodiak Gemini โ. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Udara, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1908?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1908 berada di bawah representasi Shio Monyet ๐. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Sabtu Wage?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Sabtu Wage dengan total angka 13. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Sabtu (senilai 9), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Wage (yang mempunyai nilai 4).