Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 20 Juni 1923 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Rabu, 20 Juni 1923, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 6 Zulkaidah 1341 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Rabu Pahing yang memiliki bobot neptu 16.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Gemini serta shio Babi dengan elemen Air, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Saddha pada musim Ketiga (Musim Kemarau).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Rabu
Hari ke
171 / 365
Minggu ke
25
Sisa hari
194
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
6 Zulkaidah 1341 H
Bulan ke
0 · Zulkaidah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
6 / Siklus Bulan
Zodiak
Gemini
21 Mei - 20 Juni
Elemen
Udara
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Babi
Shio Tahun 1923
Elemen
Air
Kalender Jawa
Weton
Rabu Pahing
Tahun Jawa
1856
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Bala
Pancasuda
Tunggak Semi
Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Sri | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Was | Paringkelan |
| Saptawara | Anggara | Ganti Hari |
| Astawara | Sri | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Dewa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 20 Juni 1923
Bagaimana rincian penanggalan untuk 20 Juni 1923 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 20 Juni 1923 jatuh bertepatan pada hari Rabu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Rabu Pahing dan berjalan di bawah naungan wuku Bala.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 20 Juni 1923?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 20 Juni 1923 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 20 Juni 1923 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 20 Juni 1923 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 6 Zulkaidah 1341 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 20 Juni?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 20 Juni berada dalam rentang kekuasaan zodiak Gemini ♊. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Udara, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1923?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1923 berada di bawah representasi Shio Babi 🐷. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Rabu Pahing?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Rabu Pahing dengan total angka 16. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Rabu (senilai 7), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Pahing (yang mempunyai nilai 9).