Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 20 Mei 2006 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Sabtu, 20 Mei 2006, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 23 Rabiulakhir 1427 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Sabtu Pahing yang memiliki bobot neptu 18.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Taurus serta shio Anjing dengan elemen Air, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Saddha pada musim Ketiga (Musim Kemarau).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Sabtu
Hari ke
140 / 365
Minggu ke
20
Sisa hari
225
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
23 Rabiulakhir 1427 H
Bulan ke
0 · Rabiulakhir
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
23 / Siklus Bulan
Zodiak
Taurus
20 April - 20 Mei
Elemen
Bumi
Sifat
Teted (Fixed)
Planet
Venus
Shio
Anjing
Shio Tahun 2006
Elemen
Air
Kalender Jawa
Weton
Sabtu Pahing
Tahun Jawa
1939
Windu Kuntara
Wuku (Siklus Mingguan)
Sinta
Pancasuda
Sumur Sinaba
Seperti sumur tertutup batu, perlu usaha dan bijaksana
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Laba | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Aryang | Paringkelan |
| Saptawara | Sukra | Ganti Hari |
| Astawara | Brahma | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Pandita | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 20 Mei 2006
Bagaimana rincian penanggalan untuk 20 Mei 2006 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 20 Mei 2006 jatuh bertepatan pada hari Sabtu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Sabtu Pahing dan berjalan di bawah naungan wuku Sinta.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 20 Mei 2006?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 20 Mei 2006 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 20 Mei 2006 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 20 Mei 2006 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 23 Rabiulakhir 1427 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 20 Mei?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 20 Mei berada dalam rentang kekuasaan zodiak Taurus ♉. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Bumi, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 2006?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 2006 berada di bawah representasi Shio Anjing 🐶. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Sabtu Pahing?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Sabtu Pahing dengan total angka 18. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Sabtu (senilai 9), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Pahing (yang mempunyai nilai 9).