Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 20 Oktober 1923 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Sabtu, 20 Oktober 1923, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 10 Rabiulawal 1342 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Sabtu Wage yang memiliki bobot neptu 13.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Libra serta shio Babi dengan elemen Air, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Kalima pada musim Labuh (Peralihan).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Sabtu
Hari ke
293 / 365
Minggu ke
42
Sisa hari
72
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
10 Rabiulawal 1342 H
Bulan ke
0 · Rabiulawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
10 / Siklus Bulan
Zodiak
Libra
23 September - 22 Oktober
Elemen
Udara
Sifat
Kardinal
Planet
Venus
Shio
Babi
Shio Tahun 1923
Elemen
Air
Kalender Jawa
Weton
Sabtu Wage
Tahun Jawa
1856
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Kuningan
Pancasuda
Satria Wirang
Sering mendapat kesulitan atau rintangan berat
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Kalima
Fenomena Alam
Hujan mulai menetes, tunas bertumbuh
Panduan Pertanian
Menyiapkan benih padi
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Pasah | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Jaya | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Paing | Pasaran |
| Sadwara | Tungleh | Paringkelan |
| Saptawara | Sukra | Ganti Hari |
| Astawara | Guru | Padewan |
| Sangawara | Nohan | Padangon |
| Dasawara | Pisaca | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 20 Oktober 1923
Bagaimana rincian penanggalan untuk 20 Oktober 1923 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 20 Oktober 1923 jatuh bertepatan pada hari Sabtu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Sabtu Wage dan berjalan di bawah naungan wuku Kuningan.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 20 Oktober 1923?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 20 Oktober 1923 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 20 Oktober 1923 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 20 Oktober 1923 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 10 Rabiulawal 1342 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 20 Oktober?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 20 Oktober berada dalam rentang kekuasaan zodiak Libra ♎. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Udara, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1923?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1923 berada di bawah representasi Shio Babi 🐷. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Sabtu Wage?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Sabtu Wage dengan total angka 13. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Sabtu (senilai 9), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Wage (yang mempunyai nilai 4).