Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 14 September 1918 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Sabtu, 14 September 1918, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 9 Zulhijah 1336 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Sabtu Pahing yang memiliki bobot neptu 18.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Virgo serta shio Kuda dengan elemen Logam, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Katiga pada musim Ketiga (Musim Kemarau).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Sabtu
Hari ke
257 / 365
Minggu ke
37
Sisa hari
108
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
9 Zulhijah 1336 H
Bulan ke
0 · Zulhijah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
9 / Siklus Bulan
Zodiak
Virgo
23 Agustus - 22 September
Elemen
Bumi
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Kuda
Shio Tahun 1918
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Sabtu Pahing
Tahun Jawa
1851
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Pahang
Pancasuda
Sumur Sinaba
Seperti sumur tertutup batu, perlu usaha dan bijaksana
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Katiga
Fenomena Alam
Sumur mengering, udara sangat panas
Panduan Pertanian
Masa panen palawija
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Sri | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Was | Paringkelan |
| Saptawara | Sukra | Ganti Hari |
| Astawara | Ludra | Padewan |
| Sangawara | Ogan | Padangon |
| Dasawara | Dewa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 14 September 1918
Bagaimana rincian penanggalan untuk 14 September 1918 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 14 September 1918 jatuh bertepatan pada hari Sabtu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Sabtu Pahing dan berjalan di bawah naungan wuku Pahang.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 14 September 1918?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 14 September 1918 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 14 September 1918 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 14 September 1918 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 9 Zulhijah 1336 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 14 September?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 14 September berada dalam rentang kekuasaan zodiak Virgo ♍. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Bumi, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1918?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1918 berada di bawah representasi Shio Kuda 🐴. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Sabtu Pahing?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Sabtu Pahing dengan total angka 18. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Sabtu (senilai 9), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Pahing (yang mempunyai nilai 9).