Kalender Indonesia
Kalender Tanggal 28 September 1918 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap kalender untuk hari Sabtu, 28 September 1918, menunjukkan bahwa tanggal ini bertepatan dengan 23 Zulhijah 1336 H dalam penanggalan Hijriah.
Berdasarkan sistem penanggalan Jawa, hari tersebut merupakan weton Sabtu Legi yang memiliki bobot neptu 14.
Terkait keterangan hari besar, hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.. Secara astrologis, tanggal ini berada di bawah naungan zodiak Libra serta shio Kuda dengan elemen Logam, sementara dalam siklus alam pranata mangsa masuk ke dalam periode Kapat pada musim Labuh (Peralihan).
Ringkasan ini menyajikan perpaduan data administratif, tradisi, dan astronomi secara komprehensif.
Informasi Tanggal
Hari
Sabtu
Hari ke
271 / 365
Minggu ke
39
Sisa hari
94
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
23 Zulhijah 1336 H
Bulan ke
0 · Zulhijah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
23 / Siklus Bulan
Zodiak
Libra
23 September - 22 Oktober
Elemen
Udara
Sifat
Kardinal
Planet
Venus
Shio
Kuda
Shio Tahun 1918
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Sabtu Legi
Tahun Jawa
1851
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Marakeh
Pancasuda
Lebu Katiup Angin
Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Kapat
Fenomena Alam
Mata air mulai penuh, burung bertelur
Panduan Pertanian
Mulai menggarap sawah
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Pasah | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Jaya | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Wage | Pasaran |
| Sadwara | Tungleh | Paringkelan |
| Saptawara | Sukra | Ganti Hari |
| Astawara | Guru | Padewan |
| Sangawara | Dangu | Padangon |
| Dasawara | Sato | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 28 September 1918
Bagaimana rincian penanggalan untuk 28 September 1918 jika dikonversi ke kalender Masehi dan Jawa?
Secara penanggalan universal Masehi, tanggal 28 September 1918 jatuh bertepatan pada hari Sabtu. Jika ditarik ke dalam sistem primbon Nusantara, hari tersebut memiliki siklus pasaran Sabtu Legi dan berjalan di bawah naungan wuku Marakeh.
Bisakah saya mengambil waktu istirahat penuh pada tanggal 28 September 1918?
Secara aturan ketetapan pemerintah, tanggal 28 September 1918 adalah hari kerja biasa tanpa adanya libur nasional ataupun cuti bersama.
Di manakah posisi 28 September 1918 dalam perhitungan kalender Islam (Hijriah)?
Apabila dikonversikan ke dalam penanggalan qamariyah atau kalender Islam, momen Masehi 28 September 1918 ini menempati posisi yang presisi pada tanggal 23 Zulhijah 1336 Hijriah.
Karakteristik astrologi Barat apa yang menonjol bagi seseorang yang lahir pada 28 September?
Jendela waktu kelahiran di tanggal 28 September berada dalam rentang kekuasaan zodiak Libra ♎. Rasi bintang ini membawa energi kuat dari kelompok elemen Udara, yang dipercaya sangat memengaruhi karakter dan sifat dasar individu tersebut.
Simbol hewan apa dalam astrologi Tiongkok yang menjadi penanda tahun 1918?
Dalam putaran kalender astrologi kuno Tionghoa, perjalanan tahun 1918 berada di bawah representasi Shio Kuda 🐴. Simbol hewan mitologi ini merupakan satu dari 12 lambang shio yang diyakini menentukan peruntungan serta jalan hidup setiap orang sepanjang tahun.
Bagaimana panduan primbon mengkalkulasi nilai neptu untuk kelahiran Sabtu Legi?
Primbon Jawa merumuskan nilai neptu untuk weton Sabtu Legi dengan total angka 14. Hasil hitungan yang presisi ini adalah akumulasi dari bobot hari Sabtu (senilai 9), yang dijumlahkan dengan bobot pasaran Legi (yang mempunyai nilai 5).